#
#

Hmmm.. Proyek yang Akan Mengubah Wajah Balikpapan Ini Akan Dimulai Mei

Haris 14 Januari 2016 1691 Views P3I Pusat Pengkajian Pengadaan Indonesia Pusat Pengkajian Pengadaan Indonesia sosialisasi jawa barat jabar syarat honor asistensi lpse jabfung e-katalog pengadaan barang jasa pengadaan pemerintah pengadaan ulp provinsi kaltim lkpp kaltim ulp ulp kaltim

BALIKPAPAN - Proyek reklamasi pesisir pantai Balikpapan (coastal road) semakin dekat dengan kata mulai. Kemarin (12/1), Pemerintah Kota Balikpapan telah memberikan izin prinsip kepada tujuh investor penggarap coastal road. Selanjutnya, ada beberapa tahapan perizinan yang perlu dilengkapi sebelum reklamasi benar-benar dilakukan. Berdasarkan jadwal yang disusun pemkot, pekerjaan di lapangan ditarget dimulai pada Mei 2016.

Kemarin, penyerahan dilakukan di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota. Tujuh investor hadir, yakni PT Sugico Graha, PT Pandega Citra Niaga (Agung Podomoro Land), PT Helindo Bangun Raya Sejahtera join PT Pikko Land Development, PT Wulandari Bangun Laksana, PT Daksa Kalimantan Putra, PT Karunia Wahana Nusa, dan PT Avica Jaya Nusantara.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi berharap semua proses perizinan ke depan berjalan lancar sehingga pembangunan bisa segera dilakukan. “Dikeluarkannya izin prinsip ini baru awal, setelah ini masih ada izin-izin lainnya yang harus dilengkapi. Dengan coastal road ini akan membuat Balikpapan menghadap ke pantai, bukan lagi membelakangi,” ujarnya di hadapan para investor, jajaran SKPD dan perwakilan DPRD.

Setelah ini investor harus melengkapi izin site plan dan upaya pengelolaan lingkunganhidup-upaya pemantauan lingkungan hidup (UKL-UPL). Kemudian mengurus izin pelaksanaan reklamasi dan izin kerja reklamasi dari kementerian perhubungan. Diprediksi Mei baru bisa dilakukan pekerjaan di lapangan.

Ketua Badan pengendali Coastal Road (BPCR) Sri Soetantinah menjelaskan, coastal road ini berada dalam Daerah Lingkungan Kepentingan Pelabuhan (DLKP), sehingga tak perlu ada perizinan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). “Cukup perizinan dari kementerian perhubungan saja,” jelasnya.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Elvin Junaedi menambahkan, perlu diketahui bahwa pembangunan coastal road sudah tertuang dan Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW). Sehingga sudah melalui kesepakatan antara pemkot dan DPRD. Selain itu, masuknya investasi ke Balikpapan juga sudah dinaungi Perda Penanaman Modal.

Perwakilan investor, GM PT Karya Agung Cipta (kerja sama PT Sugico Graha dan Ciputra) Muhammad Jauzi Arif juga berharap perjalanan coastal road ke depan bisa lancar. Meski kondisi perekonomian tengah lesu, ia bersama investor lainnya akan berupaya untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan target yang telah disepakati bersama.

“Kami untuk segmen I luasan lahan sekitar 40 hektare. Perkiraan kebutuhan investasi awal sekitar Rp 4 triliun meliputi reklamasi dan kelengkapan infrastruktur termasuk jalan. Pengembangan ke depan akan melihat prospek pasar. Namun beberapa yang mungkin dibangun seperti hunian dan pusat perkantoran,” pungkasnya.

Sumber kaltim.prokal.co