#
#

Alhamdulillahhh.....Jembatan Stres Dibuka 25 Januari

Haris 18 Januari 2016 405 Views P3I Pusat Pengkajian Pengadaan Indonesia Pusat Pengkajian Pengadaan Indonesia sosialisasi jawa barat jabar syarat honor asistensi lpse jabfung e-katalog pengadaan barang jasa pengadaan pemerintah pengadaan ulp provinsi kaltim lkpp kaltim ulp ulp kaltim

SAMARINDA – Proyek Jembatan Intersection yang menghubungkan Jalan RE Martadinata dengan Jalan Slamet Riyadi sangat dinanti masyarakat. Jembatan yang kerap disebut “Jembatan Stres” itu berfungsi memecah kemacetan di simpang tiga Tepian Mahakam. Meski proyek rampung dan sudah diresmikan gubernur Kaltim, tapi hingga kini belum bisa dioperasikan.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Jembatan Intersection, Dinas Pekerjaan Umum Kaltim Gianor Edward mengatakan, proyek itu rampung sejak tiga pekan lalu. Kini, para pekerja tengah melaksanakan finishing agar jembatan itu rampung sepenuhnya.

Edward menyebut, jembatan itu tak bisa langsung difungsikan. Sebab, masih menunggu umur cor hingga layak digunakan. Dikatakannya, jembatan itu sudah rampung dan diresmikan oleh Gubernur Awang Faroek Ishak bersamaan dengan Convention Hall Sempaja pada 1 Januari lalu. “Usia cor masih tiga minggu,” jelas dia.

Ia menegaskan, jembatan intersection Muara Teluk Lerong itu akan dibuka untuk umum pada 25 Januari ini. “Kami sudah bersurat ke wali kota Samarinda, dinas perhubungan Samarinda, dan Polresta Samarinda tentang arus lalu lintas dari arah kegubernuran ke luar kota harus lewat jembatan tersebut. Sedangkan kalau mau ke Air Putih harus lewat jalan yang lama,” beber dia.

Ia menerangkan, jembatan itu tidak dilakukan pengujian beban seperti jembatan pada umumnya yang dilintasi truk besar untuk mengamati kondisi konstruksi. Kata Edward, uji beban sudah dilakukan saat pemasangan tiang pancang. Kekuatan pancang itu hingga 10 ton. “Jadi, beban lalu lintas maksimal 8 ton,” kata dia.

Aksesori selama ini dinilai sudah cukup. Tapi, kata dia, untuk sementara jembatan tersebut secara keseluruhan belum beraspal. Pekerjaan aspal rencananya akan dilaksanakan pada anggaran tahun ini melalui proyek peningkatan jalan dalam kota. Saat ini, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Samarinda untuk penyambungan lampu penerangan jalan. “Semoga saat pembukaan nanti lampu sudah bisa menyala,” ujar dia.

Sumber kaltim.prokal.co